Posted by: fajar2908 on: 24 Desember 2009
Saya mengamati beberapa teman dan saya sendiri. ketika mengerjakan tugas atau pekerjaan lainnya dengan PC atau laptop, lebih memilih sambil mendengarkan musik. Alasannya adalah lebih relax.
Tapi ternyata aku salah. Ternyata lebih enak bekerja dalam keheningan dari pada dengan suara musik. Aku merasa lebih tenang, konsentrasi tidak terpecah.
Aku mulai melakukan ini (bekerja tanpa mendengarkan musik) sejak temanku bilang, “Ngarap skripsi kie penake nek bengi, hening ngerjakan skripsi tuh enaknya kalo malam, hening)”. Kemudian aku coba. Malam malam aku mulai bekerja tanpa mendengarkan lagu-lagu kesukaan.
Dan ternyata benar. Otak jadi ceat berjalan dan kayaknya lebih encer. Dan saat ini aku mulaiterbiasa dengan keheningan malam…
Posted by: fajar2908 on: 23 Desember 2009
Saya pernah menonton sebuah film yang menurut kebanyakan teman temanku tidak menarik. Meski pu gene film ini adalah film lucu, banyak dari teman temanku yng tidak menganggapnya lucu. Tapi bagiku film ini sangat menghibur, kucu dan sarat akan kritik sosial.
Kritik yang paling jelas adalah bagaimana kehidupan sosial masyarakat yang tidak saling mengacuhkan dan kadang kadang tentang lingkungan. Disini, saya ingin bercerita mengenai The Simpsons Movie alias yang bukan film seri.
Sebelumnya, profil dari masing masing anggota keluarga. Sebagai kepala keluarga yaitu Hommer, memiliki sifat yang sangat keras kepala. Ibu dari anak-anak adalah Marge, sifatnya yang penyabar membuat keluarga selalu utuh.
Anak pertama mereka adalah Bart, anak yang bisa dibilang agak nakal. Adik dari Bart adalah lisa, dia perhatian dan selalu serius, Anak terakhir adalah Maggie masih bayi, belum bisa bicara.
Ada beberapa pelajaran yang mungkin bisa kita ambil dari kehidupan keluarga ini (menurut saya sih…). Pertama, meskipun berbeda karakter, mereka dapat hidup rukun sebagai sebuah keluarga. Walau kadang ada gesekan kecil di dalamnya.
Hommer tidak segan-segan meminta maaf kepada Marge ketika dia bersalah. Marge selalu mendukung dan mengarahkan apa yang dilkukan suaminya demi kebaikan keluarga. Lisa selalu curhat kepada ibunya ketika ada permasalahan senang atau pun susah, seperti berkenalan dengan Collin dari Irlandia. Bart dekat dengan ayahnya meskipun ayahnya menjengkelkan. Dan yang selalu diucapkan oleh Hommer ketika menghadapi permasalahan yang sulit atau kebahagiaan yang luar biasa.
Kata kata itu adalah “hingga saat ini”. Ketika mendapat permasalahan yang sangat sulit, dia berkata ini adalah hari terburukku hingg saat ini. Dan ketika bahagia dia berkata, ini adalah hari paling membahagiakan dalam hidupku hingg saat ini.
Mengapa hingg saat ini saya angap pelajaran penting? Jawabnya adalah dengan begitu, Hommer selalu melihat masa depan. Dia menganggap bahwa akan datang kebahagiaan yang lebih membahagiaan dari pada kebahagiaan yang sekarang, hingga dia tidak lupa diri. Atau akan datang masalah yang lebih berat dari masalah yang ia hadapi sekarang, sehingga dia tidak lengah.
Bagaimana dengan kita? Apakah kita sudah cukup bersyukur dan bersabar?
Sumber gambar dari http://trueslant.com/
Posted by: fajar2908 on: 14 Desember 2009
Pada masa khalifah Ali bin Abi Thalib, ada tiga orang yang sedang melakukan perjalanan (musafir). Tiga orang tersebut masing-masing membawa bekal yang berbeda. Salah satu dari mereka membawa lima buah roti. yang lain membawa tiga buah roti. sedangkan musafir yang ketiga tidak membawa roti.
Di perjalanan tersebut, bekal dari ketiga orang ini dibuka bersama, kemudian dimakan bersama-sama. masing masing orang memakan bagian yang hampir sama tanpa diperhitungkan.
Ketiga di salah satu jalan, mereka harus berpisah. orang yang tidak membawa roti berjalan sendiri. sedangkan yang membawa bekal lima dan tiga buah roti masih berjalan bersama. Sebelum berpisah, orang yang tidak membawa bekal roti meninggalkan uang sebesar delapan dinar.
Ketika hanya berdua saja orang yang membawa bekal lima buah roti dan tiga buah roti hendak membagi uang pemberian orang yang tidak membawa bekal roti. Menurut orang yang membawa bekal lima buah roti, pembagian yang adil adalah lima dinar untuk yang membawa lima buah roti dan tiga dinar untuk yang membawa tiga buah roti. Namun orang yang membawa tiga buah roti menganggap pembagian itu tidak adil dia ingin dibagi sama yaitu empat dinar untuk masing masing orang.
Karena tidak ketemu, masalah ini diadukan kepada amitul mukminin Ali bin Abi Thalib. Kemudian pembagian yang adil menurut Ali adalah tujuh dinar untuk yang membawa lima buah roti dan satu dinar untuk yang membawa tiga buah roti. Jelas saja ini jadi membingungkan bagi keduanya.
Kronologis pengambilan keputusan ini adalah, dianggap masing masing orang memakan jumlah roti yang sama. Masing-masing roti dibagi menjadi tiga bagian. sehingga menjadi lima belas bagian detambah sembilan bagian sama dengan dua puluh empat bagian. Jika mereka makan sama banyak, masing masing makan delapan bagian. Yang membawa bekal lima buah roti, berarti memberika tujuh bagian roti kepada yang tidak membawa roti, karena dia makan delapan bagian. Dan yang membawa tiga buah roti memberikan satu bagian roti kepada yang tidak membawa bekal dan dia makan delapan bagian. Jika dihargai satu bagian sama dengan satu dinar berarti tujuh dinar untuk orang yang membawa lima buah roti dan satu dinar untuk yang membawa tiga buah roti.
Semoga dapat diambil pelajaran dari kiash ini. Diambil dari buku Keadilan Rasullullah para sahabat dan mungkin sedikit perubahan karena kapasitas otak manusia itu terbatas.
Posted by: fajar2908 on: 24 November 2009
Beberapa hari terakhir, aku bisa merasakan bangun pagi tanpa kembali berlindung di bawah selimut setelah shalat subuh. Dan ku rasakan, ternyata bangun pagi itu menyenangkan. Tidak berat ketika sudah membiasakan diri untuk melakukannya.
Ketika aku bisa bangun pagi, aku merasa, hidupku menjadi lebih panjang. tidak banyak waktu yang hilang yang aku gunakan untuk memeluk bantalku tercinta. Selain menjadikan waktu lebuh panjang. pekerjaan yang aku kerjakan juga menjadi lebih banyak. nyuci motor, olah raga, mandi, berangkat tidak telat dan lain-lain.
So, ayo bangun pagi, dan tidur lebih awal.
Posted by: fajar2908 on: 18 November 2009
Beberapa hari lagi kita melewati tanggal 10 Dzulhijjah yang pada hari itu, kita sebagai ummat islam dituntunkan untuk melakukan suatu ibadah nusuk, yakni qurban. Tuntunan ini dimulai ketika Nabi Ibrahim diperintahkan oleh Alllah untuk menyembelih anaknya, Ismail melalui mimpi. Kemudian setelah nampak keiamanan diantara keduanya, Allah memerintahkan untuk menggantinya dengan domba yang besar.
Sekarang ini, kita dituntunkan untuk ber-qurban dengan unta (untuk 10 orang), sapi ( untuk 7 orang), atau kambung (untuk seorang saja). Qurban ini hanya boleh dilakukan pada tanggal 10 dzulhijjah ditambah 3 hari tasrik (11,12,dan 13 dzulhijjah).
Bagi kita, apa bila berkemampuan untuk melaksanakan, maka hukumnya wajib untuk melaksanakan Qurban ini. namun apabila belum mampu, hendaknya mengusahakan untuk menjadi mampu untuk tahun depan. Untuk yang setiap tahun bisa melaksanakan secara istiqomah, hendaknya menjaga niat tetap lurus agar Qurban ini bukan senantiasa sebagai rutinitas saja.
Jadi buat teman teman, masih ada waktu sepekan lebih sedikit. kita berusaha agar dapat melaksanakan Qurban ini.