Upgrade Samsung Galaxy Ace 2 (Dari Gingerbread ke Jellybean)

Beberapa hari saya dibuat galau oleh keadan dimana blackberry (BB) sudah terjual, berharap bisa BBM-an pake Samsung Galaxy Ace 2 yang sudah di tangan. namun harapan itu sirna ketika ternyata BBM for Android hanya untuk versi 4.X.X. Jadi pelepasan BB dari tangan adalah hal yang sia-sia.

Tanpa kenal lelah, informasi ditelusuri, pasang telik sandi sana-sini didapatkan 2 cara agar bisa BBM-an di Galaxy Ace 2.

Cara yang pertama adalah dengan menggunakan BBM yang tidak resmi, yang didapat dari berbagai forum di internet bahkan ada teman yang memberikan file APK-nya untuk di eksekusi. Namun cara ini kurang efektif karena perlu menerobos pada sistem keamanan data system di android. Perumpamaannya adalah kita mau memakai salah satu kamar di rumah kita dengan membobol kuncinya. Kita bisa menggunakan kamar itu, tetapi tidak bisa mengamankannya, semua orang juga bisa masuk.

Cara kedua adalah meng-upgrade versi android bawaan samsung galaxy ace 2 ke level yang lebih tinggi. Cara ini saya rasa lebih efektif dan msuk akal karena tentu saja sistem operasi yang baru dengan wajah baru akan membuat mata lebih segar.

Dibawah ini adalah yang sudah saya praktikkan dari berbagai tulisan di forum-forum, dan berhasil.

  1. Saya download aplikasi IODIN dari sini.
  2. Saya download SAMSUNG USB DRIVER dari sini.
  3. Saya download Firmware JellyBean Indonesia dari sini. Yang ini membutuhkan kesabaran karena waktu tunggunya lebih besar dari teman-temannya.
  4. Saya Install SAMSUNG USB DRIVER-nya.
  5. Saya jalankan IODIN.Penampakannya seperti pada gambar dibawah ini.
    iodin01
  6. Saya sambungkan perangkat SAMSUNG GALAXY ACE 2 dengan laptop melalui USB.
  7. Saya klik tombol PDA pada IODIN, muncul jendela Open untuk memilih file Firmware JellyBean Indonesia yang sudah saya download tadi.
  8. Saya centang USB debug di perangkat android dengan cara pilih pengaturan -> aplikasi -> pengembangan (development) -> lalu centang usb debug. (posisi masih terhubung dengan iodin).
  9. Hape saya matikan.
  10. dalam kondisi Hape masih mati, saya pencet tombol Volume Bawah, Tombol Power, Tombol Home bersamaan hingga muncul suatu peringatan, trus pencet Volume Atas. Kalo sukses maka di jendela IODIN pada kotak paling kiri akan terdeteksi hapenya di port mana, dan kotaknya berubah warna. (Gak bisa nampilin gambarnya, soalnya pas nyoba kemarin ga di simpen gambarnya yang ada di layar).
  11. klik tombol START. Tunggu sampe kotak yang berubah warna tadi berubah lagi warnya jadi biru dengan tulisan “RESET!“. Masih nunggu lagi sampe kotak yang biru tadi berubah lagi menjadi hijau dengan tulisan “PASS“.
  12. Selesai.

Setelah menyelesaikan langkah-demi langkah, Sistem operasi Samsung galaxy ace 2 saya tidak lagi Gingerbrad tetapi telah ter-upgrade menjadi Jellybean. kini, hingga saat ini tidak lagi ada kegalauan masalah hape. 🙂

6 Cara Mengembangkan Bisnis Toko

Apakah Pembeli toko anda selalu orang itu-itu saja?atau Apakah Omset toko anda tidak mengalami kenaikan?atau Apakah penghasilan toko yang sudah anda simpan jumlahnya sudah lumayan banyak dan ingin memaksimalkan bisnis anda? Mungkin anda sudah saatnya untuk mengembangkan bisnis agar mencapai hasil yang lebih maksimal. Setiap pelaku bisnis tentu ingin usaha yang digelutinya semakin berkembang, demikian pula dengan bisnis toko kelontong.Bisa jadi cara yang ditempuh untuk jenis bisnis berbeda-beda.Adapun untuk bisnis toko kelontong ada beberapa cara yang bisa anda tempuh. Mengembangkan Bisnis.

Berikut ini adalah 6 cara mengembangkan bisnis toko kelontong:

  1. Menambah item/nama barang.
    Tentunya tidak asal menambah harus ada pemikiran barang apa saja yang kira-kira dibutuhkan orang yang belum ada di toko anda dari makanan,minuman,sandal,keperluan bayi,es krim,obat-obatan,alat-alat kebersihan,alat-alat listrik,pulsa ,air galon,elpiji dan lain-lainnya.Hal ini bisa dilakukan atas dasar inisiatif/feeling anda sendiri atau karena banyaknya orang yang menanyakan suatu barang di toko anda tapi tidak tersedia.Dengan semakin banyak item barang peluang bertambahnya omset juga semakin besar.
  2. Menambah segmen pasar.
    Amati lingkungan disekitar anda segmen pasar mana yang belum anda sentuh, dari Anak-anak, Pedagang, Anak sekolah dan lainnya-lainnya. Segmen anak-anak bisa berupa jajanan, mainan atau minuman. Untuk segmen pedagang berupa bahan keperluan dapur, plastik sedangkan segmen anak sekolah berupa alat-alat tulis.
  3. Menambah jasa.
    Misalnya Laundry,Loket pembayaran PLN atau telkom. Untuk jasa Laundry anda tidak perlu keluar modal karena banyak pemilik laundry yang menjalin kemitraan dengan sistem prosentase cukup pasang papan nama,lalu anda tinggal menunggu pelanggan. Sedangkan untuk Loket pembayaran PLN atau Telkom anda perlu mengeluarkan modal untuk menyediakan Pirantinya seperti Komputer, Modem, Langganan internet dan Printer serta Deposit yang memadai.
  4. Memperbanyak titipan.
    Biasanya barangnya berupa makanan. Anda tidak perlu mengeluarkan modal serta tidak menanggung resiko apabila tidak laku. Anda hanya perlu menjualnya saja. Walaupun anda tidak mengeluarkan modal tapi keuntungannya lumayan untuk itu makin banyak titipan peluang menambah omset akan semakin besar.
  5. Menjadi semi Agen.
    Bila selama ini anda menjual barang secara eceran coba untuk menjual barang secara partai/grosir atau untuk dijual kembali, sasaran utamanya warung-warung kecil. Usahakan Agar harga jual anda bersaing dengan agen atau kalau beda nggak terlalu besar salah satu caranya adalah dengan belanja barang di agen minimal 1 dus atau partai besar. Anda bisa nego dengan agen langganan. Salah satu cara yang bisa anda tempuh misalnya ABC susu 1 dus anda jual rencengan isi 10 atau anda menjual minuman per dus, memang prosentase keuntungannya sedikit tapi kalau jamlah barangnya banyak keuntungannya lumayan juga.
  6. Membuka Cabang.
    Sebenarnya apabila cara 1 sampai 5 berjalan sukses akan membuat anda semakin sibuk tidak ada waktu luang namun apabila anda tetap menginginkan lebih berkembang lagi cara yang terakhir ini bisa anda tempuh. Dengan membuka cabang tentu saja akan semakin menambah omset dan penghasilan. Anda bisa mencari lokasi lain yang lebih strategis, tentu dengan pengalaman anda selama ini akan lebih mudah dalam menentukan lokasi mana yang lebih menjanjikan. Satu hal lagi yang paling penting adalah mencari tenaga kerja yang akan mengelola toko tersebut. Yang sering saya jumpai adalah bekerja sama dengan orang terdekat misalnya saudara sendiri, sistem yang dipakai adalah bagi hasil. Karena sistim ini mengandalkan kepercayaan tentu saudara sendiri akan lebih safe. Keuntungan yang akan diperoleh apabila anda memiliki cabang antara lain selain omset bertambah perputaran barang juga cepat serta kuantitas barang lakunya semakin banyak sehingga anda bisa belanja barang dalam partai besar yang harganya tentu lebih murah sehingga keuntungan juga semakin bertambah.

Sampai disini dulu tips mengenai 6 Cara Mengembangkan Bisnis Toko Kelontong,Semoga bermanfaat untuk kesuksesan bisnis anda.Jangan lupa selalu kunjungi Blog Bisnis Warung untuk mendapatkan tips-tips seputar bisnis toko kelontong.Selamat Mencoba,SALAM SUKSES!

Sekedar catatan bagi diri saya sendiri yang saya dapat dari : http://bisniswarung.blogspot.com/2012/05/6-cara-mengembangkan-bisnis-toko.html

Sombong Dilaknat Allah

Sombong adalah sifat tercela dan merupakan dosa besar dan dilaknat oleh Allah Swt. Sombong adalah menolak kebenaran yang datang dari Allah Swt dan merasa dirinya besar sehingga menghina atau merendahkan sesama manusia. Orang yang tidak mau tunduk dan taat kepada perintah Allah Swt juga termasuk sombong.

Orang yang sombong menyebabkan dia jatuh kedalam kekafiran dan mendapat laknat dari Allah Swt. Oranbg-orang yang sombong akan dihancurkan oleh Allah Swt sebagaimana Firaun yang ditenggelamkan di laut, dan kisah Qarun yang dibenamkan di bumi. Perintah Allah,

Dan Tuhanmu berfirman: “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sungguh orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina”. [Q.S. Mu’min 60]

Sombong adalah menolak kebenaran dan merendahkan manusia. Orang yang mengenakan pakaian bagus atau sendal yang bagus bukanlah termasuk kesombongan. Sebagaimana hadits

Dari Abdullah bin Mas’ud, dari Nabi Saw beliau bersabda, “Tidak akan masuk surga orang yang di dalam hatinya ada sebesar dzarrah dari sombong”. Lalu ada seorang laki-laki bertanya: “Sesungguhnya ada orang yang senang bajunya itu bagus dan sendalnya bagus, (yang demikian itu bagaimana, ya Rasulullah ?)”. Rasulullah Saw bersabda: “Sesungguhnya Allah itu indah dan suka pada keindahan. Sombong itu ialah menolak kebenaran dan merendahkan manusia”. [H.R. Muslim juz 1 hal. 93]

Tanah yang Baik Tumbuh Tanaman yang Baik

Mengingat isi kajian selasa 12 februari 2013 kemarin, diterangkan salah satu ayat dalam Al-Qur’an al kariim yaitu surat al-a’raf ayat  58 yang arti dalam bahasa Indonesia :

Dan tanah yang baik, tanaman-tanamannya tumbuh subur dengan seizin Allah; dan tanah yang tidak subur, tanaman-tanamannya hanya tumbuh merana. Demikianlah Kami mengulangi tanda-tanda kebesaran (Kami) bagi orang-orang yang bersyukur. [Al-A’raf : 58]

pada ayat itu diterangkan hal yang sebenarnya sangat klasik dan bahkan seorang anak kecil yang belum berpengalaman pun akan tahu bahwa tanah yang baik, tanaman-tanamanyya akan tumbuh subur tenntu dengan seizin Allah. tapi Allah kembali berfirman menjelaskannya. Berarti hal tersebut merupakan suatu yang prinsip.

namun beberapa waktu terakhir ini banyak para petani lebih memilih menggunakan pupuk anorganik yang sejatinya malaah merusak unsur hara dalam tanah. Dijelaskan pula bahwa yang paling baik untuk memupuk tanah adalah pupuk KASCING (bekas cacing). Artinya sisa dari metabolisme cacing taah yang digunakan untuk memupuk.

Semangat Kakek Penjual Roti

Kakek

Setiap pagi, kakek itu selalu lewat di depan rumahku. Setap pagi itu pula, kakek itu menggunakan jasa telpon (wartel) di kios saya. Si kakek itu berjalan mendorong grobak roti. Suatu ketika saya tanya kepada beliau, sedikit knapa telfon tiap pagi, kemudian beluai malah cerita panjan lebar.

Kakek itu kelahiran sekitar tahun 1933, sudah terhitung tua untuk orang yang masih aktif bekerja. Kedua anaknya memiliki bengkel yang cukup ramai di Solo ini, tetapi dia tidak mau tinggal bersama anaknya, dia memilih untuk amndiri, karena jika nantinya  pasif, akan mempercepet ke-pikun-nan katanya.

Kemudian soal jualan roti, dari tempat saya tinggal (tempat kakek ini telpon pabrik roti) ke pabrik roti itu sendiri jaraknya ada sekitar 5 km. kemudian dia berkeliling trus pulang ke rumah. Dia lakukan tiap hari. berapa jauh dia berjalan? dan berapa penghasilan beliau? coba bandingkan dengan diri kita, seberapa rajin kita bekerja….?

Mungkin njenengan yang muda, relatif lebih mudah dalam mendapatkan uang. Disini saya melihat sifat perwira dari kakek itu. Yakni sikap/sifat tidak mudah-muda meminta jika dia mampu. Tidak menjadi pengemis seperti para pemuda yang kuat dan sehat dijalanan, yang mungkin sekarang ini cenderung ke arah perampokan (karena kalo tidak dikasih, terus-terus mendesak dengan kalimat “100 wae mas (100 saja mas).”

Semoga bermanfaat.  🙂

Gambar sebagai ilustrasi saja, di dapat dari http://3.bp.blogspot.com/-DbmFZ-_07xA/TVj6Lpan08I/AAAAAAAAAKw/kGoj79rCiTk/s1600/kakek.jpg

Berhasilkah…?

Beberapa waktu ini, pikiran saya selalu disusupi oleh bagaimana sesungguhnya keberhasilan itu? ada yang bilang bahwa si dia itu sudah berhasil menyekolahkan anaknya hingg sarjana. Ada lagi yang berkata kalo si anu telah berhasil masuk menjadi sta di salah satu perusahaan BUMN gajinya besar sekali lho… Ada lagi berita si itu sudah berhasil menjalankan bisnisnya.

Sebenarnya apakah makna dari pada kata berhasil ini? tidak ada definisi yang dapat mendefinisikan secara tepat kata berhasil ini. Sekarang saya mau sedikit beropini, bagaimana berhasil menurut saya sendiri. Mungkin opini yang saya sampaikan nanti akan berbeda dengan opini njenengan, tap tidak masalah, karena opini itu boleh.

Berhasil menurut saya adalah kemampuan menjalanu proses dengan baik. Bukan akhirnya, tetapi prosesnya. Karena yang mempunya hasil akhir adalah Allah Swt. Manusia, dan kita adalah manusia adalah menjalani proses menuju apa yang kita cita citakan. Jadi walau pun kita mendapatkan cita-cita itu atau tidak, ketika kita menjalani prosesnya dengan baik dan benar, maka itu dapat saya katakan berhasil.

Berbeda dengan kasus siswa sekolah ini, seorang yang saya mengenalnya. Dia membuat contekan saat ujian, saya memberikan masukan padanya, jangan menyonyontek, menyontek itu menunjukkan dia tidak berhasil dalam proses belajarnya, walau pun nanti pada waktu penerimaan nilai, nilainya terlihat bagus.

Semoga bermanfaat. 🙂