Keutamaan Menuntut Ilmu

Ilmu adalah alat yang digunakan manusia untuk menjalani hidup ini. Seseorang yang berilmu tentu berbeda dengan orang yang tidak berilmu. Oleh sebab itu ilmu sangat penting bagi manusia. Allah berfirman dalam surat Az-Zumar:9
Katakanlah (hai Muhammad) : “Apakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui ? Sesungguhnya hanya orang- orang yang berakallah yang dapat menerima pelajaran “. [QS. Az-Zumar : 9]
Untuk menjadi orang yang baik, seseorang harus mengetahui ilmu menjadi orang baik. Caranya adalah dengan memahami dan mengamalkan agama ini. Jika Allah menghendaki seseorang menjadi baik, Allah akan memberinya kefahaman dalam agama.
Dari Mu’awiyah bin Abu Sufyan, ia berkata, Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa yang Allah menghendaki kebaikan kepadanya, maka Allah akan memberinya kefahaman dalam agama”. [HR. Muslim juz 3, hal. 1524]
Dari Ibnu ‘Abbas, bahwasanya Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa yang Allah menghendaki kebaikan kepadanya, maka Allah akan memberinya kefahaman dalam agama”. [HR. Tirmidzi juz 4, hal. 137, no. 2783, ia berkata : Ini hadits hasan shahih]
Bagi penuntut ilmu, ada beberapa keutamaan baginya diantaranya adalah menjadi sebaik baik manusia, dimudahkan jalan ke surga, dinilai sebagai jihad fii sabilillah, dimintakan ampun oleh segala sesuatu termasuk ikan-ikan di lautan.
1. Menjadi Sebaik-baik manusia
Dari ‘Utsman (bin ‘Affan) RA, dari Nabi SAW, beliau bersabda, “Sebaik-baik kalian adalah orang yang mempelajari Al-Qur’an dan mengajarkannya” . [HR. Bukhari juz 6, hal. 108]
2. Dimudahkan jalan ke surga
Dari Abu Hurairah, ia berkata : Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa yang menempuh jalan untuk mencari ilmu, Allah akan memudahkan baginya jalan kesurga”. [HR. Tirmidzi juz 4, hal. 137, no. 2784, ia berkata : Ini hadits hasan]
3. Dinilai sebagai jihad fii sabilillah
Dari Anas bin Malik ia berkata, Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa yang keluar (bepergian) untuk menuntut ilmu, maka ia termasuk berjuang di jalan Allah, hingga ia kembali”. [HR. Tirmidzi juz 4, hal. 137, no. 2785, ia berkata : Ini hadits hasan gharib
4. Dimintakan ampun oleh segala sesuatu termasuk ikan-ikan di lautan
Dari Anas bin Malik ia berkata, Rasulullah SAW bersabda, “Menuntut ilmu adalah wajib atas setiap orang Islam, dan sesungguhnya orang yang menuntut ilmu dimintakan ampun oleh segala sesuatu, hingga ikan-ikan yang di laut. [HR. Ibnu Abdil Barr dalam Jaami’u Bayaanil ‘Ilmi wa fadllihi, hal. 11, no. 13, pada sanadnya ada pembicaraan]
Ada lima golongan manusia dalam menyikapi suatu ilmu, orang yang berilmu, belajar, mendengar, cinta, dan janganlah kita menjadi yang kelima. Karena golongan ke lima ini bukan salah satu dari empat golongan sebelumnya.
Dari Abu Bakrah dari Nabi SAW, beliau bersabda, “Jadilah kamu orang yang pandai (mengetahui), atau orang yang belajar, atau orang yang mendengarkan, atau orang yang senang (cinta), janganlah kamu menjadi orang yang kelima, maka kamu akan celaka”. [HR. Baihaqi dalam kitab Syu’abul iimaan, juz 2, hal, 265, no, 1709]
Semoga bermanfaat.

Riba

Pengertian riba

Arti kata riba menurut bahasa adalah tambahan atau berkembang. Sedangkan menurut syariat riba adalah penambahan pada harta dalam akad tukar-menukar tanpa adanya imbalan atau pengambilan tambahan dari harta pokok atau modal secara batil.

Dalil-dalil dalam Al-Qur’an seputar masalah riba

Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan tinggalkanlah sisa riba (yang belum dipungut), jika kamu orang yang beriman. (Q.S. Al-Baqarah: 278)

Dan disebabkan karena mereka memakan riba, padahal sesungguhnya mereka telah dilarang daripadanya, dan karena mereka memakan harta orang dengan jalan yang batil. Kami telah menyediakan untuk orang-orang kafir di antara mereka itu siksa yang pedih. (Q.S. An-Nisa: 161)

Allah memusnahkan riba dan menyuburkan sedekah. Dan Allah SWT tidak menyukai setiap orang yang tetap dalam kekafiran dan selalu berbuat dosa. (Q.S. Al-Baqarah: 276)

Orang-orang yang makan (mengambil) riba tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan setan lantaran tekanan penyakit jiwa (gila). Keadaan mereka yang demikian itu disebabkan mereka berkata (berpendapat), sesungguhnya jual beli itu sama dengan riba, padahal Allah SWT telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba… (Q.S. Al-Baqarah: 275)

Jujur Itu…

image

Katakan yang benar

Jujur, merupakan mata uang yang paling diterima di seluruh dunia. Siapa yang akan menolak kejujuran itu hal yang terbaik. Jujur adalah sifat yang senantiasa dapat menjaga pemiliknya dan orang-orang di sekitarnya.

Islam mengajarkan, jujur adalah pangkal kebaikan, dan kebaikan membawa ke surga. Kebalikan dari jujur adalah dusta. Dusta adalah pangkal kejahatan, dan kejahatan akan membawa ke neraka.

Terkadang untuk selalu mengedepankan kejujuran muncul berbagai rintangan. Timbul tekanan dari diri maupum lingkungan untuk berkata dusta. Dengan berdusta, awalnya mungkin bisa menyelamatkan diri, sementara. Tapi dengan sekali berdusta, akan diikuti dusta-dusta yang lain.

Dengan selalu menjaga sifat jujur, akan menghindarkan pemiliknya dari berbagai kemaksiatan. Karena sejatinya, kemaksiatan adalah sesuatu yang ingin disembunyikan.

Mari kita selalu menjaga kejujuran disetiap tutur dan laku kita.

ALLAH yang Menciptakan

Isi titik-titik di bawah ini (mohon dijawab dengan jujur di dalam hati kita masing-masing)

1. Allah menciptakan TERTAWA dan …
2. Allah itu MEMATIKAN dan …
3. Allah menciptakan LAKI-LAKI dan …
4. Allah memberikan KEKAYAAN dan ……

Mayoritas kita (termasuk antum) akan menjawab:

1. MENANGIS
2. MENGHIDUPKAN
3. PEREMPUAN
4. KEMISKINAN

Benar tidak ???

Untuk mengetahui apakah jawaban di atas itu benar atau tidak, mari kita cocokkan jawaban tersebut dengan rangkaian firman Allah SWT dalam surat An-Najm (53), ayat: 43-45, dan 48, sebagai berikut:

وَأَنَّهُ هُوَ أَضْحَكَ وَأَبْكَى

“dan Dia-lah yang menjadikan orang TERTAWA dan MENANGIS.” (QS. 53:43).

وَأَنَّهُ هُوَ أَمَاتَ وَأَحْيَا

“dan Dia-lah yang MEMATIKAN dan MENGHIDUPKAN.” (QS. 53:44).

وَأَنَّهُ خَلَقَ الزَّوْجَيْنِ الذَّكَرَ وَالْأُنثَى

“dan Dia-lah yang menciptakan berpasang-pasangan LAKI-LAKI dan PEREMPUAN. ” (QS. 53:45).

وَأَنَّهُ هُوَ أَغْنَى وَأَقْنَى

“dan Dia-lah yang memberikan KEKAYAAN dan KECUKUPAN.” (QS. 53:48).

Ternyata jawaban kita umumnya BENAR hanya pada no. 1-3.
Tapi,
Jawaban kita untuk no. 4 umumnya KELIRU.

Jawaban Allah Ta’ala dalam Al-Qur’an bukan KEMISKINAN, tapi KECUKUPAN.

Subhanallah..

Sesungguhnya Allah Ta’ala hanya memberi KEKAYAAN dan KECUKUPAN kepada hamba-Nya.

Dan ternyata yang “menciptakan” KEMISKINAN adalah diri kita sendiri. Hal ini bisa karena ketidakadilan ekonomi, kemalasan, bisa juga karena kemiskinan itu kita bentuk di dalam pola pikir kita sendiri. Itulah hakikatnya, mengapa orang-orang yg senantiasa bersyukur; walaupun hidup pas-pasan ia akan tetap tersenyum dan merasa cukup, bukan merasa miskin.

Jadi, marilah kita bangun rasa keberlimpahan dan kecukupan didalam hati dan pikiran kita, agar kita menjadi hamba-Nya yg selalu BERSYUKUR

KONTRADIKTIF

(A) : “Bang, katanya, shalawatan yang abang lakukan ntu bid’ah Bang”
(B) : “Bid’ah gimana ??? Masak orang demen ngucapan shalawat buat kanjeng Nabi dilarang ?? Justru dapet pahala, tau ?!”

(A) : “Bukan gitu bang, selain shalawat yang abang amalkan ntu katanya bukan shalawat dari Nabi, tapi katanya juga kalo cara abang yang ngumpulin penduduk tiap malem Jum’at buat shalawatan berjama’ah itu yang juga kagak ada contohnya dari kanjeng Nabi. Bid’ah pan itu namanya…”
(B) : “Tong, itu namanya bid’ah hasanah. Bid’ah yang baek, karena maksudnya baek. Mau shalawat apa aja, yang penting isinya baek. Lagian, kan gak ada larangannya”

“””””””””””””

Di lain kesempatan A dan B ketemu lagi ketika ngatre di depan toilet umum :

(A) : “Allaahumma baarik lana fii maa razaqtanaa wa qinaa ‘adzaaban-naar”(lalu A masuk toilet)”.
[setelah A keluar]
(B) : “Tong, doa yang ente baca itu doa mau makan, bukan buat masuk WC”
(A) : Kemarin ane nemu ni doa di kertas bungkus kacang. Baca terjemahannya, kok bagus, mohon berkah dan dijauhkan dari neraka. Bagus kan ?? Kan kata abang tempo hari, yang penting baik dan gak ada larangan ngucapinnya. Jadi ane pikir, kalau setiap ane masuk WC ngucapin ini doa, ane pasti dikasih pahala. Dan kalaupun bid’ah, ya bid’ah hasanah lah”
(B) : “Bukan gitu tong. Tetep saja itu doa makan. Santri diniyyah aja tau kok. Dan memang gitu yang diajarin pak kiyai sama ane dan santri laennya. Kalau doa masuk toilet tu : Allaahumma a’uudzubika minal-khubutsi wal-khabaaits. Masing-masing doa itu ade tempatnya Tong, jangan bikin aturan sendiri seenaknya”
(A) : “Nah lho, gimana sih Bang ?? Abang sendiri yang kemaren bilang asalkan baek kagak apa-apa diamalkan, kalopun bid’ah ya itu bid’ah hasanah. Jadi ane pikir boleh-boleh saja ngasal doa, yang penting baek Bang.. Lagian kan kagak ada larangannya Bang”
(B) : Emm.. Engg..

[Taken and edited from Dony Arif Wibowo Wall post]

“”””””””””””””

Komentar admin :

Demikianlah yang namanya bid’ah (yang dianggap) hasanah : Penuh kontradiksi karena memang tak ada standart yang jelas, dan tak lebih dari sekedar opini menurut masing-masing orang. Baik menurut si A, belum tentu baik menurut si B, baik kata si B, belum tentu baik kata si C, demikian seterusnya. Setiap pelaku bid’ah hasanah pasti mengklaim bahwa amalannya adalah hasanah.

Lantas, apa fungsi Qur’an dan Sunnah kalo masing-masing orang bebas menganggap baik amalannya sendiri-sendiri ???

Kata Imam Syafi’I rahimahullaah :
“BARANGSIAPA YANG BER-ISTIHSAN (menganggap baik sebuah perbuatan yang tidak ada dasarnya dalam AL Qur’an dan Sunnah) maka sungguh dia telah (menandingi ALLAH dalam) membuat Syariat”

Renungkanlah apa yang dikatakan Ibnu Mas’ud radhiyallaahu anhu:
“Betapa banyak orang yang menginginkan kebaikan, namun tidak mendapatkannya”(HR. Ad Darimi , atsar Abdullah bin Mas’ud)

Sumber : http://paste.plurk.com/show/1743312/

Surat Tantangan (dari dokter)

Saya bukan dokter, namun surat ini berasal dari sahabat saya dr. Abdul Kafi yang dia tulis di akun facebook-nya. Isi surat tantangan tersebut adalah sebagai berikut.

SURAT TANTANGAN

Ditujukan kepada:
Semua orang yang telah mencibir, mencemooh dan menghujat profesi dokter beberapa hari belakangan. Yang mengatakan dokter tolol, bego, sok2 an, belagu di berbagai media. Berdiskusi ngawur, berkata fitnah, berprasangka buruk dan berbohong terhadap kami.

Tantangan:
Jika hari ini atau hari2 setelahnya; Anda, anak, istri atau kluarga anda ada yang jatuh sakit. Setelah berusaha meringis menahan sakit, nanya sana sini, brosing gugel dan beli obat sendiri, ke alternatif hingga ke dukun, namun tidak juga sembuh. BERANIKAH Anda untuk datang PERIKSA KE DOKTER YANG KEMARIN ANDA KATAKAN TOLOL DAN BEGO?

Jika Anda menerima tantangan kami: BERANI DATANG DAN PERIKSA KE DOKTER! Maka kami akan menyambut Anda dengan senyum dan tangan terbuka lebar, melayani anda dengan baik, memeriksa anda dengan empati dan memberikan terapi terbaik yang kami mampu. Sebab kami ngga ada urusan dengan Anda. Kepala kami berada dibawah kitab suci dan nama Tuhan, saat kami dulu bersumpah untuk jadi seorang DOKTER! ‪#‎tetapsmangat_dalampengabdian‬

Demikian isi surat tantangan dari sahabat saya, semoga kita semua sadar arti penting dari seorang dokter.🙂

Upgrade Samsung Galaxy Ace 2 (Dari Gingerbread ke Jellybean)

Beberapa hari saya dibuat galau oleh keadan dimana blackberry (BB) sudah terjual, berharap bisa BBM-an pake Samsung Galaxy Ace 2 yang sudah di tangan. namun harapan itu sirna ketika ternyata BBM for Android hanya untuk versi 4.X.X. Jadi pelepasan BB dari tangan adalah hal yang sia-sia.

Tanpa kenal lelah, informasi ditelusuri, pasang telik sandi sana-sini didapatkan 2 cara agar bisa BBM-an di Galaxy Ace 2.

Cara yang pertama adalah dengan menggunakan BBM yang tidak resmi, yang didapat dari berbagai forum di internet bahkan ada teman yang memberikan file APK-nya untuk di eksekusi. Namun cara ini kurang efektif karena perlu menerobos pada sistem keamanan data system di android. Perumpamaannya adalah kita mau memakai salah satu kamar di rumah kita dengan membobol kuncinya. Kita bisa menggunakan kamar itu, tetapi tidak bisa mengamankannya, semua orang juga bisa masuk.

Cara kedua adalah meng-upgrade versi android bawaan samsung galaxy ace 2 ke level yang lebih tinggi. Cara ini saya rasa lebih efektif dan msuk akal karena tentu saja sistem operasi yang baru dengan wajah baru akan membuat mata lebih segar.

Dibawah ini adalah yang sudah saya praktikkan dari berbagai tulisan di forum-forum, dan berhasil.

  1. Saya download aplikasi IODIN dari sini.
  2. Saya download SAMSUNG USB DRIVER dari sini.
  3. Saya download Firmware JellyBean Indonesia dari sini. Yang ini membutuhkan kesabaran karena waktu tunggunya lebih besar dari teman-temannya.
  4. Saya Install SAMSUNG USB DRIVER-nya.
  5. Saya jalankan IODIN.Penampakannya seperti pada gambar dibawah ini.
    iodin01
  6. Saya sambungkan perangkat SAMSUNG GALAXY ACE 2 dengan laptop melalui USB.
  7. Saya klik tombol PDA pada IODIN, muncul jendela Open untuk memilih file Firmware JellyBean Indonesia yang sudah saya download tadi.
  8. Saya centang USB debug di perangkat android dengan cara pilih pengaturan -> aplikasi -> pengembangan (development) -> lalu centang usb debug. (posisi masih terhubung dengan iodin).
  9. Hape saya matikan.
  10. dalam kondisi Hape masih mati, saya pencet tombol Volume Bawah, Tombol Power, Tombol Home bersamaan hingga muncul suatu peringatan, trus pencet Volume Atas. Kalo sukses maka di jendela IODIN pada kotak paling kiri akan terdeteksi hapenya di port mana, dan kotaknya berubah warna. (Gak bisa nampilin gambarnya, soalnya pas nyoba kemarin ga di simpen gambarnya yang ada di layar).
  11. klik tombol START. Tunggu sampe kotak yang berubah warna tadi berubah lagi warnya jadi biru dengan tulisan “RESET!“. Masih nunggu lagi sampe kotak yang biru tadi berubah lagi menjadi hijau dengan tulisan “PASS“.
  12. Selesai.

Setelah menyelesaikan langkah-demi langkah, Sistem operasi Samsung galaxy ace 2 saya tidak lagi Gingerbrad tetapi telah ter-upgrade menjadi Jellybean. kini, hingga saat ini tidak lagi ada kegalauan masalah hape.🙂