Alur Komunikasi yang Salah

Pernahka teman-teman pembaca blog yang tercinta merasa menjadi orang yang serba salah? Pagi ini aku merasa menjadi oran yang serba salah. Aku terjerumus dalam situasi yang sedikit sulit.

Begini ceritanya, hai senin tanggal 17 Mei 2010 aku mendapat sebuah tugas (tidak usah disebutkan tugasnya). Lha dari tugas itu, aku merasa persiapan udah matang, udah tek persiapken. Ternyata ditengah progress, ada resource yang kurang.

Karena pengen bertanggung jawab, aku mencari sendiri tambahan resource tersebut, minta bantuan teman saya yang tidak bisa disebut namanya lagi. Dia janji hari rabu, oke kelo begitu, toh kalo udah dapat, pengerjaannya tidak butu waktu lama.

Ternyata eh, ternyata sekarang hari rabu. Dia berkhianat (bahasa kasarnya) yang dia janjikan tidak bisa ditepati. Tapi ya dapat dimaklumi, karena dia mendapat tugas dadakan.

Akhirnya, pengerjaan tidak optimal. Masih ada dua titik kekurangan, dimarahi sama yang ngasih tugas. Intinya adalah komunikasi yang baik. Andai saja sejak senin saya bilang sama yang ngasih tugas kalau kurang bahan, beliau pasti langsung ngasih.

Sungguh menyesal.😦

4 thoughts on “Alur Komunikasi yang Salah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s