Posisi Menang dan Posisi Kalah

Dunia ini merupakan kancah pertarunga. setiap manusia menginginkan terwujudnya mimpi yang telah dirajut. Berharap kan bahagia bila mimpi itu menjadi nyata. Dan memang jika mimpi menjadi nyata bahagia kan dirasa. Dalam liku-liku pembentukan mimpi menjadi nyata, tentu akan terjadi persinggunagn dengan kepentingan-kepentingan dari orang lain yang tentu saja juga mempunyai mimpi. Ketika terjadi persinggunagn inilah, dunia menjadi semakin dinamis. Ketika dinamisme terbentuk keajuan akan menjadi pasti.

Dalam menghadapi persinggungan yang melahirkan persaingan ini seyogyanya sebagai sesama manusia menggunakan budi pekerti yang luhur. Tidak asal menang. Karena kemenangan bisa di dapat dengan dua cara, meningkatkan kemampuan diri atau menurunkan kemampuan lawan. Tentu yang lebih patut dan terhormat adalah cara yang pertama.

Dengan adanya dua posisi ini, maka perlu adanya sikap dimasing-masing posisi yang tentunya berbeda. Kedua sikap ini akan mempengaruhi kejiwaan dan sikap seseorang terhadap orang lain. Dengan menerapkan sikap yang salah, maka hati akan menjadi rusak dan sosialisasi menjadi tidak sehat, terutama kepada lawan mainnya.

Bila posisi menang hendaklah ber rendah hati, tidak menyombongkan diri, serta mengingat bahwa apa yang didapat adalah dari Allah dan bila berkehendak, dengan mudah Dia mengambilnya. Memanfaatkan pencapaian yang didapatkan sebaik-baiknya.

Bila posisi kalah, maka hendaklah bersabar, karena apa pun pencapaian yang dia lakukan adalah sudah maksimal. Menerima kekalahan dengan lapang dada, tidak mengolok kepada yang menang dan menuduh dengan tuduhan yang bukan-bukan.

Semoga bermanfaat.🙂

6 thoughts on “Posisi Menang dan Posisi Kalah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s