Malam yang Membingungkan

Pada suatu malam di suatu sudut rumah di suatu desa kecil di pinggiran suatu kota. Setelah bekerja seharian, saya melepas penat bersama keluarga. bersama kedua orang tuaku tercinta.

Disela-sela perbincangan, tiba-tiba ibuku bertanya, “Saiki umurmu piro le…?”. “24” jawabku datar. “Trus wis duwe pandangan?”, tanya ibuku lagi. “Pandangan nopo?”. “Pandangan pasangan hidup” lanjut ibuku. “Gubrak!!!” Terkaget aku dibuatnya dengan pertanyaan itu.

Aku merasa belum siap untuk ini. Ya Allah, berilah kekuatan kepadaku, berilah petunjuk kepadaku. Ternyata orang tuaku telah memikirkan hal itu. Mulai sekarang, aku sering memikir-mikir bagaimana istri yang cocok untuk saya. Teringat sabda Rasulullah, “Wanita dinikah itu karena empat sebab. karena kecantikannya, karena hartanya, karena nasabnya, dan karena agamanya. jika tidak bisa mendapatkannya nikahilah wanita karena agamanya.”

Ya Allah, berikanlah kepadaku istri yang dapat mendidik anak-anakku kelak dengan pendidikan agama tauhid. Sehingga ada generasi pengganti yang lebih baik dari pada aku.

13 thoughts on “Malam yang Membingungkan

  1. ehm… nimbrung gan

    bagi yang merasa pacar perlu dicari maka katakanlah bahwa mencari istri/suami itu lebih sulit daripada mencari pacar.

    Bagi yang mengatakan bahwa mencari istri/suami itu sulit maka katakanlah bahwa mencari ibu bagi anak-anak dan yang bisa membawa keluarga ke surga itu lebih sulit.🙂

    Suka

  2. pak jos bahasanya tingkat tinggi. aku yo r patek mudeng ok :p golek o istri/ibu dr anak2mu sing iso dadi konco dunia akhirat GAn😀

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s