Syair Abu Nawas

Ketika aku masih SMP, oleh guruku, aku diajari dan diperitah untuk mnghafal syair abu nawas. dan isinya memang sangat menyentuh hati.

ilaahi lastu lilfirdausi ahlan;
(Ya Tuhanku, tidak pantas bagiku menjadi penghuni surga-Mu)
walaa aqwaa `alannaaril jahiimi;
(Namun, aku tidak kuat dengan panasnya api neraka)
fahablii taubatan waqhfir dzunuubi;
(Terimalah taubatku dan ampunilah dosa-dosaku)
fa innaka ghoofiruddzambil `adziimi;
(Sesungguhnya Engkau Maha Pengampun dosa-dosa besar)
dzunuubii mitslu a`daadir rimaali;
(Dosaku seperti jumlah pasir)
fahablii taubatan yaa dzaljalaali;
(Maka terimalah pengakuan taubatku Wahai Pemilik Keagungan)
wa`umrii naaqishun fiikulliyaumi;
(Dan umurku berkurang setiap hari)
wa dzanbii zaa-idun kaifahtimaali;
(Dan dosaku bertambah, bagaimana aku menanggungnya)
ilaahi `abdukal `aashi ataaka;
(Ya Tuhanku, hamba-Mu yang berdosa ini datang kepada-Mu)
muqirron biddzunuubi waqod da`aaka;
(Mengakui dosa-dosaku dan telah memohon pada-Mu
fa in taghfir fa anta lidzaaka ahlun;
(Seandainya Engkau mengampuni memang Engkaulah Pemilik Ampunan
wa in tadrud faman narjuu siwaaka
(Dan seandainya Engkau menolak taubatku, Kepada siapa lagi aku memohon ampunan selain hanya kepada-MU)

Semoga Allah mengampuni segala dosa dosaku. aamiiin.

One thought on “Syair Abu Nawas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s