Persoalan Yang Terus bertambah

Setiap manusia tentu pernah mengalami yang namanya masalah. Masalah-masalah akan senantiasa datang seakan tiada jeda jeda. bahkan ada masalah yang bertumpuk-tumpuk.
Kita mulai rekapnya permasalahan dari kecil, awalnya kita tidak bisa apa-apa, mesalah pipis saja merupakan masalah terbesar kita. sedikit dewasa, kita sudah menjadikan masalah yang tadi menjadi sederhana. timbul masalah lagi, bagaimana berjalan, bagaimana berlari. Karena masih baru, hal ini dianggap suatu yang besar, suatu yang luar biasa.
Menginjak masa sekolah. Memegang buku, untuk menulis membaca dan berhitung terasa berat, terasa melelahkan. Tetapi menjadi kelihatan sederhana setelah kita melaluainya. setelah kita berhasil mempelajari dan menyelesaikan pembelajaran itu.
Lulus sekolah dasar, permasalah bertambah dengan permasalahan sosial dengan teman sejawat. jadi bertambah deh masalahnya. Dan seterusnya hingga permasalahan yang kita hadapi sekarang ini. masing masing orang berbeda.
Yakinlah, permasalahan berat yang kita hadapi sekarang. di waktu mendatang akan kita lihat sebagai masalah yang mudah.

4 thoughts on “Persoalan Yang Terus bertambah

  1. Ada yang bilang kalau gak ada masalah berarti gak hidup, karena kita hidup berarti sudah seharusnyalah bermasalah, tapi bermasalah bukan berarti sll menjadi pembuat onar, itu lain lagi ceritanya.
    Dialah yang turut mewarnai kehidupan kita, hingga kita seperti adanya. terimakasih masalah…
    Semoga aku selalu bisa mengatasimu. Peace !!

    Suka

  2. dengan banyaknya masalah, kalo diibaratkan benda, biasanyan kita lebih kinclong dan bernilai setelah itu. “sesuatu yang tidak membunuhmu, maka dia akan membuatmu kuat” kata seorang tokoh.

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s