Luka Itu Tak Akan Pernah Hilang

Saya pernah mendengar cerita, tapi lupa sumbernya. jadi maaf bagi pengarang yang asli, saya benar-benar lupa sumber cerita ini. Tapi menurut saya cerita ini merupakan cerita yang penuh pelajaran, penuh makna dan patut kita mendapatkannya.

Ceritanya bermula dengan adanya seorang bocah yang suka menyakiti hati dan menjahili teman-temannya. Begitu seringnya sehingga orangtuanya khawatir kalau-lkalau anaknya nanti menjadi orang yang tidak baik.

Untuk menyadarkan anaknya. Ayahnya itu menyuruh anaknya untuk menancapkan sebuah paku pagar rumahnya setiap dia berbuat tidak baik. dan hal itu dilakukan terus menerus hingga mencapai seratus paku.

Kemudian ayah itu menyuruh mencabut paku kembali setiap kali dia berbuat kebaikan dan hingga semua paku tellah habis. baru ayah itu berkata kepada anaknya inti dari nasihatnya. Dia berkata, “Lihatlah wahai anakku, mungkin sebuah kejahatan bisa dihapus dengan berbuat kebaikan, tetapi bekas luka itu tidak akan pernah hilang.”

Kira-kira, begitulah hidup kita. Kadang kita berfikir bahwa berbuat kebaika yang banyak akan menghilangkan kejahatan kita dimasa lalu. mungkin bisa tidak tampak, tetapi bekasnya akan selalu ada.

One thought on “Luka Itu Tak Akan Pernah Hilang

  1. bekas luka merusak apa yang sebelumnya ada. tapi bukan berarti bekas luka slalu membuat lebih buruk. tapi tak sakit lagi kan? paling ga, itu jadi pengingat kita agar tidak tertoreh luka yang sama.

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s