Posted by: fajar2908 on: 5 Mei 2009
Beberapa hari terakhir, aku mengalami perenungan perenungan yang bertubi. Banyak masukan dari teman-teman yang menyuplik kandungan Al-Quran. Kritik dan saran mereka sungguh menggetarkan hatiku. Pengajian pun berisi penjebar semangat (kata Adi).
Terus saya mencobe menorahkan secuil dari sekeping ilmu yang saya terima. Bahwasanya, mari kita beramalal sebanyak-banyaknya untuk meraih kebahagiaan di akhirat. Banyak jalan untuk meraih surga, jika sampai tidak dapat, itu karena kemalasan dan kebodohan manusia.
Perbandingan antara jalan-jalan ke surga dan ke neraka adalah lebih mahal (dari segi materi dan waktu) jalan ke neraka. Dari segi materi, untuk membeli sebotol khamr adalah Rp2.500.000,- atau yang paling murah Rp. 20.000,- (dari berbagai sumber). Sedangkan untuk beramal menuju takwa kita bisa berp[uasa yang harganya gratis, atau bersedekah minimal dengan senyum kepada saudara.
Dari segi waktu, untuk mendapat dosa, perlu ber jam-jam duduk di diskotik dengan gadis-gadis (atau bukan) dengan kesenangan. Dalam waktu yang sama, iktikaf di masjid. atau dalam waktu yang lebih pendek dengan shalat.
Sekelumit perbandingan ini, semoga dapat menjadikan cambuk hati untuk lebih memperhatikan tingkah laku.
setuju bgt!!bijak bgt mas,,jd perenungan jg bwt ku
5 Mei 2009 pada 15:44
btol prenz, klo ngitungx pake gituan. tp enggaklah klo neraka “lebih” drpd yg satux wong qta blom pnah ksn, kan g tau hargax, hehehe
5 Mei 2009 pada 17:28
Neraka itu lebih panas, lebih ganas, lebig kejam dari pada surga.